Halloween party ideas 2015
Tampilkan postingan dengan label Dunia Bisnis. Tampilkan semua postingan

Segala sesuatu membutuhkan fokus terutama pada bisnis. Hal ini untuk memaksimalkan hasil. Termasuk fokus bisnis yang sedang saya lakukan, dengan tujuan menghasilkan yang terbaik. Kebetulan saya sedang mengurus agenda kursus blogging yang membutuhkan penambahan materi, dalam hal ini penulisan. Ketika fokus pengurusan kursus berkaitan dengan penulisan maka aktifitas penulisan lain yang tidak ada kaitannya dengan materi kursus, sementara ditunda. Sekali lagi, ingin mendapatkan hasil yang maksimal dalam hal ini.

Segala

Biasanya saya mengurus penulisan untuk penulisan artikel.

Anda mampu menganalisa sendiri bagaimana penghasilan saya setiap bulan jikalau rutin menghasilkan 4 klien per bulan. Biasanya para pemesan lebih menyukai paket jasa artikel sehingga harga yang harus dibayar sekitar 150.000 atau 200.000 per paket. Kalau 4 pemesan berarti mendapat 600.000. Jumlah menyerupai ini masih berstatus honorer, kecil. Apakah saya harus konsisten dengan penghasilan menyerupai itu? Tentu tidak. Saya ingin menaikan penghasilan menjadi lebih besar pada tingkat pegawai PNS.

Demi meningkatkan penghasilan, sekarang mau berfokus menyebarkan materi untuk kebutuhan kursus membuat blog bisnis. Dalam satu bulan, kira-kira, saya akan menulis untuk update materi seni administrasi blogging bisnis hasil intisari para pakar blogger dan tentu penjelasannya sesuai dengan pengalaman saya. Sebelumnya sudah menunjukkan materi namun dalam hal teknis pembuatan blog.

Pengembangan materi selanjutnya ialah mengenai materi terapi menulis. Memang sudah menunjukkan materi tersebut. Tetapi ada pengembangan lagi yang lebih bersifat melengkapi, barangkali menjadi lebih baik dalam kualitas skill penulisan penerima kursus dan khususnya saya sendiri.

Tujuan menyebarkan materi yang paling masuk nalar ialah meningkatkan penjualan. Memang sudah terjadi penjualan. Tetapi penjualan dari agenda kursus blog bisnis masih belum besar, setingkat pegawai PNS. Alasan lain ialah alasannya ialah saya lebih menyukai penambahan materi ke dalam paket pembelajaran daripada nemambah produk penjulan. Di samping tidak perlu repot membuat banyak halaman sales letter dan seni administrasi penjualan, juga untuk memuaskan penerima kursus. Jelas sekali penerima kursus akan dipuaskan alasannya ialah lebih menghemat uang tetapi tidak berhemat dalam mendapatkan materi kursus.

Untuk itu, sementara saya berhenti mengupdate artikel untuk blog bisnis ini. Barangkali anda pelanggan blog ini, mampu menunggu bulan depan, kemungkinan, untuk mendapatkan informasi terbaru yang mampu jadi berharga untuk diri anda.

Saya pun berhenti mendapatkan klien baru. Memang masih ada beberapa yang nenanyakan mengenai jasa artikel tetapi mereka tahu bahwa bulan sekarang sedang tidak mendapatkan klien. Bahkan ada yang bertanya, “Bulan depan sudah buka?”. Saya pun menghubungi beberapa klien (pemesan artikel sebelum tutup) untuk melambatkan penulisan. Ya, mereka oke saja (walaupun kepaksa :-)).

Bagaimana fokus bisnis untuk agenda kursus blogging bisnis yang sedang saya bangun? Berikut penjelasannya yang mampu menjadi wangsit untuk anda dalam bisnis agenda kursus online:

Penambahan Materi Kursus

Sudah dijelaskan, bahwa berhenti memberi informasi di blog dan menutup jasa artikel alasannya ialah ada penambahan materi kursus. Materi kursus yang di maksud lebih kepada penulisan sehingga harus ada yang dikorbankan dalam hal penulisan juga.

Menambah materi lebih meringkas media penjualan produk informasi. Bayangkan jikalau memiliki 10 ebook yang layak dijual, berapa halaman sebagai media penjualannya? Tentu akan membuat 10 halaman. Per halaman berarti harus diberi sales letter yang berbeda. Belum dalam hal penjualan, harus membuat proyek marketing online 10 kali lipat. Pembuatan sales letter sudah menjadi kerepotan sendiri, bagaimana jikalau ditambah 10 kali lipat proyek marketing?

Prinsip pertambahan materi terinspirasi dari situs membership milik #Gm Susanto yang selalu royal memberi materi terbaru seputar internet marketing alias bisnis online. Semoga saja dengan menjiplak gaya berbisnis Gm Susanto, penjualan untuk agenda kursus blogging saya mampu meningkat tiap bulannya.

Bagaimana seni administrasi memberi informasi update materi tanpa ada alat autoresponder atau web khusus login membership di ketika memiliki jumlah penerima kursus lebih dari 100 orang? Hal ini tentu merepotkan. Namun, lebih merepotkan jikalau harus mengurus 100 penerima kursus tanpa materi yang mendetail. Justru menambah materi untuk mengurangi ketidakpahaman mereka sehingga hanya fokus pada pemberitahuan dan menunjukkan file mengenai update materi.

Menambah Fasilitas Web Minisite Untuk Mendukung Dalam Penerapan Materi Kursus

Masalah materi kursus blogging bisnis, paling tidak terlepas dari materi blog, penulisan dan juga bisnis. Sehingga saya pun membuat akomodasi mempermudah dalam hal blogging bisnis. Fasilitas yang di maksud ialah problem pembuatan web minisite khusus untuk penjualan produk informasi yang tidak mengandalkan minisite blogspot atau wordprress. Murni file web biasa namun saya membuatnya dengan desain kekinian yaitu desain responsive.

File web minisite responsive mampu sebagai alternatif bagi mereka yang lebih menyukai atau menginginkan web penjualan biasa yang tidak memakan kawasan di hosting langsung namun mampu menggunakan domain pribadi.

Seperti yang anda tahu, mampu membuat halaman web di blogspot dengan memakai domain atau tidak. Tetapi jikalau menggunakan blogspot, ada dua tampilan di mesin pencari, yaitu tampilan masih menggunakan subdomain dan juga yang sudah berdomain. Walaupun tidak dikatakan duplikat konten, tetapi akibatnya kurang menarik.

Bisa juga membuat halaman web dengan wordpress. Tetapi menggunakan wordpress cukup mengurangi kapasitas penyimpanan file di hosting. Belum lagi jikalau berhadapan dengan hosting tertentu yang ketat dalam seleksi plugin gratisan, mampu bermasalah jikalau halaman web diberi plugin, misal plugin SEO. Ini pengalaman saya yang pernah terjadi error ketika menggunakan plugin SEO. Ketika ditanya, ternyata pengamannya besar lengan berkuasa sehingga sangat sensitif pada plugin gratisan.

Solusi terbaik yang bersifat sementara, untuk orang yang tidak terlalu penting menggunakan web minisite namun menginginkannya, lebih baik menggunakan file web biasa. Tentunya, dengan desain yang cantik serta responsive, mampu bersaing dengan web minisite dari blogspot atau wordpress.

Memperbaiki Member Area Dengan Web Responsive

Saya diuntungkan sekali dengan buku “Proyek Membangun Responsive Web Design Dengan Bootstrap 3&4” karya Husen Alatas. Dalam buku tersebut menunjukkan banyak bonus-bonus file website. Ada beberapa file yang cocok untuk saya gunakan sebagai media member area, kawasan mendownload materi kursus beserta langkah-langkah menjalankan agenda pembelajarannya.

Karena file web perlu mengalami pengeditan sesuai selera saya − tentunya sesuai panduan buku Husen Alatas−, sehingga membutuhkan waktu dalam proses pergantiannya.

Sebenarnya sudah final pengeditan web member area. Namun dalam hal pengembangan member area yang lebih mendukung kesan “program kursus”, masih membutuhkan waktu dalam perbaikan.

Kecil tetapi banyak, itulah cara usaha yang mungkin sedang dialami saya sendiri. Sekarang, bisa dikatakan memiliki kantor usaha di tempat Buntet Pesantren. Sebenarnya bukan kantor melainkan konter pulsa dan hp yang dibangun adik saya namun dimanfaatkan oleh saya sendiri. Makna lainnya, saya yang sebagai penjaga konter. Lah, jikalau sudah menyerupai ini, sama juga dong dengan penjaga konter pulsa pada umumnya? Bentul, bisa dikatakan sama. Namun ada perbedaan dengan penjaga konter pulsa pada umumnya yang nanti akan saya jelaskan.


Di mana sih letak tempat Buntet Pesantren? Letaknya gotong royong berada di desa Mertapada Kulon, bersahabat dengan Desa Muncul yang dinaungi kecamatan Astanajapura, Cirebon. Dinamakan Buntet Pesantren alasannya ialah di situ ialah blok atau komplek perkumpulan pondok pesantren yang dinaungi yayasan Buntet Pesantren. Pondok pesantrennya cenderung menyebar di tiap-tiap rumah kiai.

Artikel terkait:
3 Tips Membangun Mental Usaha Terbaik

Apa saja aktifitas usaha yang sedang saya lakukan di konter yang berada di tempat Buntet Pesantren? Yuk kenalan dengan aktifitas di dalam kantor eh konter Andi Cellular Buntet Pesantren.

Jualan Pulsa Di Konter Buntet Pesantren

Pada awalnya, modal pulsa masih ditanggung adik saya, Andi. Sekarang, modal pulsa sudah ditanggung saya sendiri. Jadi, dalam hal ini saya mengurusi usaha pulsa sendiri. Namun untuk modal selain pulsa, masih ditangani adik saya sendiri.

Aktifitas inti di kantor konter Buntet Pesantren, ya jualan pulsa dan teman-temannya. Tidak ada yang lain bukan? Artinya, saya menjual pulsa, kartu perdana, vocer, aksesoris hp. Terkadang ada yang meminta service hp yang akan ditangani sahabat adik saya. Tentu dong, yang kaitannya dengan kredit hp mengingat konter Andi Cellular Buntet Pesantren digunakan untuk melayani persoalan kredit hp

Dihiting-hitung, untungnya berapa bila mengeluarkan modal 1 juta? Kecil lah. Jadi, dalam penjualan pulsa, bukan melihat banyak modal membangun usaha pulsa. Tetapi seberapa banyak potensi penjualannya. Kalau mau tidak bolak-balik ke konter belanja saldo pulsa, bisa sekalian belanja lebih dari 1 juta. Tetapi walaupun untungnya kecil, lumayanlah bila dikalikan dengan penghasilan yang lainnya. Toh, kerjanya cuma duduk-duduk doang.



Rutin Menulis Di Konter Buntet Pesantren

Salah satu kegiatan menjalankan usaha online ialah rutin menulis. Menulis menjadi salah satu cara melebarkan sayap market. Setiap artikel memiliki variasi kata kunci dan setiap kata kunci memiliki market sendiri. Ketika rutin menulis dengan variasi kata kunci namun dengan tetap mengacu pada penawaran bisnis, maka akan mendatangkan market online yang banyak dari variasi kata kunci. Market yang banyak itu, akan diarahkan pada penawaran produk atau jasa. Nah, paham kan?

Maka dari itu saya berusaha setiap hari menulis dengan menarget kata kunci yang berbeda. Tujuannya sudah terperinci bukan? Untuk menarget banyak pasar namun dalam satu tujuan. Contoh saya menarget kata kunci “Buntet Pesantren”. Lah, apa hubungannya dengan kata kunci itu dengan usaha online? Ternyata, tujuannya ialah untuk menjaring market yang kebutuhannya untuk kursus blogging bisnis secara offline dan privat. Kursus offline kelemahannya ialah tidak bisa menarget kata kunci yang melepas diri dari kata dareah, wilayah menyerupai halnya Buntet Pesantren atau Cirebon. Apakah benar-benar menghasilkan market yang sempurna dengan kata kunci Buntet Pesantren? Ya, tidak tahu lah. Minimal secara prinsip penargetan dianggap tepat.

Kembali pada aktifitas saya dalam konter pulsa. Saya menulis setiap hari di dalam konter sambil menunggu pembeli. Di samping menulis artikel usaha, saya juga menulis seputar sastra. Enak bukan? Apakah ada penjaga konter yang menyerupai saya? Ada lah. Cuma saya belum mengetahui detailnya. Dengan begini, waktu menunggu tidak menjadi sia-sia saja.

Terkadang juga, di kantor Buntet Pesantren, saya menulis sesuai ajakan klien. Namun sekarang, belum ada pemesan artikel jadi saya bisa bebas waktu menulis kebutuhan blog saya sendiri.

Mendesain Gambar Minisite dan Blog Di Konter Di Konter Buntet Pesantren

Apakah desain gambar minisite dan blog ada kepentinganya untuk kegiatan usaha online? Tentu ada. Desain minisite sendiri ialah usaha jasa minisite Clickbank yang gres saja dibuka. Kalau gambar blog, dalam hal ini mendesain untuk kepentingan blog, pun dianggap sama untuk kepentingan usaha namun sekedar pelengkap.

Baru ada 1 pemesan dalam pengerjaan gambar minisite blog. Lumayanlah, berarti ada market yang membutuhkan. Seandainya situs penawarannya sudah memiliki banyak kunjungan, tentu akan banyak juga yang memesan minisite.

Kalau gambar blog, saya pasang di dalam blog “Belajar Menulis Spesial Arafah Rianti” yang mana untuk kebutuhan marketing IG arafah rianti, ehem. Sebagai pecinta arafah, saya rela menunjukkan yang spesial untuknya. Namun sepertinya, tidak 100% rela, mengingat ada kepentingan usaha juga yakni mempromosikan kursus blogging bisnis yang titik tekannya dalam hal penulisan. Maaf ya, arafah, saya manfaatkan kepopuleran kamu, haha... Kejam!

itulah

Membimbing Kursus Blogging Bisnis Secara Online dan Juga Offline Privat Di Konter Buntet Pesantren

Belum ada kelas khusus untuk kebutuhan kursus blogging bisnis yang saya targetkan di konter Buntet Pesantren. Tentunya, hanya sekedar model privat dalam kursus offline. Ini sebagai gambaran bagaimana nanti membuka lembaga kursus yang spesial untuk blogging bisnis. Berawal dari menjalani kursus model privat, bisa menjalankannya dan pesertanya juga berasil, maka bisa dengan mudah membangun gedung sendiri untuk kebutuhan kusus masal.

Sekarang belum ada yang minat alasannya ialah memang belum memasarkan kegiatan kursus blogging bisnis offline. Suatu saat, bisa jadi akan ada beberapa orang yang menginginkan kursus offline blogging bisnis.

Kalau kursus secara online, memang sudah ada beberapa penerima kursus. Walapun belum banyak sekali, tetapi sebagai tanda bahwa saya berhasil membangun usaha kursus secara online. Memang banyak kendala bila menjalankan kursus lewat online yakni tidak mengalami bimbingan rill. Padahal, untuk kelas gaptek, pembelajaran tatap muka mutlak diharapkan bila ingin menempuh jalan mudah dan cepat.

Lokasi: Kediaman Kang Mamad, Samping rumah KH Adib Rofiuddin Buntet Pesantren, Blok Kedung Subur 02/05, Munjul, Astanajapura, Cirebon. CP: 089694057918 atau  kunjungi disini

Ngobrol Dengan Pegawai Oppo Di Konter Buntet Pesantren

Kebetulan konter Andicellular berhubungan dengan pihak oppo dalam penjualan hp sehingga menghadirkan 1 pegawainya untuk membantu penjualan bersama Andi Cellular. Namun alasannya ialah lokasi berada di tempat yang sepi, masih area kebun-kebun bila agak ke barat, jadi tidak banyak terjadi penjualan sistem tunai tiap harinya. Hanya sistem kredit saja sehingga penjualan pun bergantung sikon pemodal mengingat memakai modal sendiri bukan dari bank.

Daripada sepi sekedar menunggu penjualan hp, kita sering ngobrol ala kadarnya. Kebanyakan sibuk dengan pekerjaannya masing-masing. Saya menghadap layar laptop, sedangkan pegawai oppo menghadap handphone. Sesekali keluar obrolan seputar marketing, penjualan, iklan Facebook dan sebagainya.

Namun sekarang pegawai oppo sudah mulai keluar untuk mencari pembeli dengan membuatkan brosur ke orang-orang tertarget. Walau tetap, berangkat kerja mampirnya ke konter saya.
Diberdayakan oleh Blogger.